Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk miskin dan produksi padi terhadap penyaluran beras oleh Perum BULOG di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2008–2023. Penyaluran beras oleh BULOG menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengurangi dampak kemiskinan. Namun, data menunjukkan ketidaksesuaian antara peningkatan jumlah penduduk miskin atau produksi padi dengan volume beras yang disalurkan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran beras BULOG, sedangkan produksi padi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penyaluran beras. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan penyaluran beras lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor strategis nasional daripada kondisi lokal semata. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan kebijakan distribusi pangan yang lebih responsif terhadap data sosial dan produksi daerah agar penyaluran lebih tepat sasaran.